Semua panduan
Katalog dan kategori
Menyusun produk yang kamu jual supaya gampang dipilih saat mencatat order dan enak dilihat pembeli.
Buat kategori dulu
- 1 Buka menu Katalog, tekan tombol Kategori.
- 2 Buat kelompok sesuai jualanmu, misalnya Buket Bunga, Snack Box, atau Papan Bunga.
- 3 Produk boleh tanpa kategori, tapi merapikan 50 produk yang sudah menumpuk jauh lebih repot daripada memulai rapi.
Menghapus kategori tidak menghapus produknya. Produk di dalamnya hanya kehilangan pengelompokannya.
Tambah produk
- 1 Tekan Tambah Produk, isi nama, harga jual, dan pilih kategorinya.
- 2 Harga modal boleh diisi supaya margin tiap produk ikut terhitung di Laporan. Angka ini tidak pernah dilihat pembeli maupun staf.
- 3 Stok boleh dikosongkan kalau tidak dibatasi. Kalau diisi, stoknya berkurang otomatis tiap ada pesanan dan produk yang habis tidak bisa dipesan dari katalog online.
- 4 Isi berat produk kalau tokomu memakai ongkos kirim otomatis. Kalau dikosongkan, dipakai berat bawaan toko.
- 5 Unggah sampai 5 foto. Foto pertama jadi sampul.
Produk PO (pre-order)
- 1 Centang Ini produk PO untuk produk yang baru dibuat setelah dipesan.
- 2 Isi lama pengerjaannya dalam hari kerja, misalnya 5 sampai 10. Kalau lamanya pasti, cukup isi kotak pertama.
- 3 Pembeli melihat lencana PO 5–10 hari kerja di katalog online dan keterangannya di halaman produk, jadi mereka tahu sejak awal.
Varian, paket, dan produk add on
- 1 Pakai Varian untuk satu produk dengan beberapa ukuran atau jenis yang harganya berbeda, misalnya Kecil, Sedang, Besar.
- 2 Pakai paket bundling untuk beberapa produk yang dijual sebagai satu kesatuan.
- 3 Centang produk add on untuk barang pelengkap seperti kartu ucapan, bubble wrap, atau vas. Produk ini tidak tampil di katalog, tapi muncul sebagai centang opsional saat pembeli memesan produk lain.
Produk yang punya varian tidak bisa jadi produk add on, karena pembeli tidak diminta memilih varian di daftar add on.